Warga TWI Sulteng angkatan Pertama dikukuhkan tahun 2014 |
Pengembangan
Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan Tapak Wali Indonesia yang disingkat (TWI)
adalah organisasi kemasyarakat yang menyebar dibumi Nusantara.
Perjalan
panjang melintas waktu dan bentang ruang,
Paguyuban ini melebarkan syapnya
di desa Maleali, kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong.
Langkah
terus berjalan beberapa waktu kemudian, Paguyuban yang dimotori oleh Muklis
Raya MMG dan Isterinya Elfi, MMG
berhasil merekrut warga desa Mire Kecamatan Ulubongka Kabupaten Tojo
Una-una. Namun kondisi wilayah, dimana transportasi sangat sulit melintas jalan
berliku dan berbatuan, semak mempersempit jalur jalan ke desa Mire. Maka
Zainudin, MMG saat itu memberi solusi, perlu dibuka Lapangan Tapak Wali
Indonesia di desa Marowo dan hingga kini padepokan pertama di Kabupaten Tojo
Una-una dipusatkan di kediaman Zainudin (Papa Ram). Dan kemudian Status
Kepengurusan TWI menjadi Ranting dibawah
Cabang Kolaka Utara diketuai oleh Ali S. Atos, A.Ma
Maret
2013 Angkatan ke VII, enam orang calon warga dari Ampana diwisuda Oleh Guru
besar DI Marowo, kemudian menjadi ujung Tombak Pengembangan Oraganisasi ini di
Ibu Kota Kabupaten. Dengan berbagai kekurangan Sarana Prasara pewisudahan
pertama berhasil digelar di Ampana (Aula Hotel Mapala) dan dua kali
berturut-turut di SDN 8 Ampana. Hingga warga TWI Ampana perlahan dan pasti
berhasil membangun padepokan yang permanen di Kelurahan Dondo dan hingga kini
upaya meningkatkan Padepokan ini terus oleh dilakukan warga TWI Ampana yang
diketuai oleh Ketua Cabang Faruk Mardju, MMG.
![]() |
Warga TWI Sulteng angkatan Kedua dikukuhkan tahun 2015 |
Add caption |
Harapan
Guru Besar Yang Mulia Guru Besar Syekh H. Azis, BE, SE, MMG bukan hanya pada
kuantitas warga, tetapi bagaimana
organisai kemasyarakat ini terus mencetak warga yang berkualitas, mengemban
misi kebaikan a yang terurai dalam Podoman suci Paguyuban ini dan AR dan Art
Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan Tapak Wali Indonesia.
Tahun
2015, Pra pengukuhan pengurus DPD Sulawesi Tengah sudah diikutkan dalam
Musyawara Nasional Ke II di Kendari. Langkah dan perhatian DPP menjadi daya
dorong bagi warga Tapak Wali Indonesia di Sulawei Tengah, terus melakukan
pembenahan dan pengembangan. Hingga
beberapa lapangan di Utama dibuka dikabupaten dan Kota di Sulawei Tengah.
Cabang
persiapan sudah terbentuk, cabang Kota Palu, memusatkan latihan warganya
diLapangan Gelatik.
Cabang
Donggala, memiliki 3 lapangan, Sekretariatnya didipusatkan Desa Lende.
Cabang Parigi Moutong dipusatkan di Desa Maleali dan Cabang Tojo Una-una
dipusatkan di Padepokan dikelurahan Dondo Kecamatan Ratolindo.
Lapangan
Latih Khususnya di Tojo Una-una, dibagian darat sudah memiliki beberapa
lapangan, Lapangan Dondo, Lapangan Sansarino, Lapangan Ampana, dan Lapangan
Bailo.
![]() | |
|
Kecamatan
Tojo dipusatkan didesa Toliba dan Ujung Tibu,
Sedang
di Kecamatan Ulubongka, Lapangan Mire, Lapangan Marowo dan Lapangan Bongka
Makmur.
Sedang
Kabupaten Tojo Una-una bagian Laut Kepulauan Togean, beberapa lapangan telah
dibuka, Lapangan Benteng, Bangkagi, Papolion,
Tongkabo, Baulu.
Kecamatan
Walea Besar Tumotok, Kabalutan. Sementara diKecamatan Batu daka dipusatkan di
Lapangan Wakai.
Perjalan
TWI di Sulawesi Tengah, Pengukuhan warga dalam Magister Mifthahul Guyube (MMG)
di Kendari Angkatan Pertama Sulawesi tahun
2014 Sulawesi Tengah berhasil mengirim sejumlah 13 Orang wisudawan, ,
Masing-masing, Sam Asiku S.Sos, MMG,
Faruk Mardjun, MMG, Badri Djawara, SS, MMG, Drs H. Masyuri Lahay, MMG, Agus
Lami, ST, MMG, Sulaeman Kantja, MMG dan
Fauzhiyanto Almughni, MMG, Fahri Alamri, MMG, Umar K. Ato, S.pi, MMG, Abd Rahmad HIkmat,A.Ma,MMG,
Zainudin MMG, Mukhlis Raya MMG, dan Effy MMG.
![]() |
Fisik Pembangunan Padepokan 70 Persen |
Sementara pada
Tahun 2015, Pengukuhan Magister Mifthahul Guyube (MMG) di Kendari Angkatan Kedua Sulawesi tahun 2015 sejumlah 31 Warga terdiri 22
Warga dari Ampana, 2 Orang Dari Maleali.
Magister miftahul Guyube Angkatan Ke 2 Tahun 2015, 1.
Moh.
Ain SE, MMG, 2.
Yusuf
Djumpai, S.Com, MMG, 3.
Hany
Stella Madeke, MMG, 4.
Theresia
Madengke, S.Sos, MMG, 5.
Windy
Sam Asiku, S.Pd, MMG, 6.
Alm.
Syarifa Lahasan, MMG, 7.
Ulfia
Hulopi, S.Sos, MMG, 8.
Teguh
Widodo, ST, MMG, 9.
Abdulah
Bido, MMG, 10. Rahman Abdulah, MMG, 11. Moh Barends, S. Sos, MMG, 12. Alqaf Djumpai, SP, MMG, 13. Hasnuni, S.Sos, MMG, 14. Moh Subhan, MMG, 15. Erwin Panape, MMG, 16. Iwan Trijaya, MMG, 17. Moh Nafi, MMG, 18. Welas, Suprayitno, MMG, 19. Sulaiman Kantja, MMG, 20. Armin Ts Bula, MMG, 21. Romas Halasa, MMG, 22. Syahril, MMG, 23. Arfan, MMG, 24. Ruslan Hakuba, 25. Papa EfFy, 26. Muhammad Aco