![]() |
Sabarudin Yasin S.Sos, MMG |
Jumat (12/1-18), Team
pengembangan Tapak Wali dari Lapangan Albahar Ampana yang diketuai Sabarudin
Yasin, S.Sos, MMG (Barens) Bendahara Komda TWI Sulteng yang juga Lurah Muara Toba Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Unauna, dilepaskan oleh Sekretaris Komda Sulteng, dari Padepokan
menuju Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai dengan anggota lainnya 3 warga Dan 2 Menengah dan 1 warga dan 1 serta
2 calon warga lapangan Al Bahar.
Team yang menempuh perjalan
hampir 100 km dari kota Ampana, diperkuat Ketua 3 Bidang Pelatihan Komda Sulteng
Fauzhiyanto Almugni, MMG, Ketua 1 Bidang Pengembangan Cabang TWI Ampana Abdul Rahman
Abdullah, MMG dan kepala Padepokan
Likson, MMG, jumat malam mengelar sosialiasi tentang
Paguyuban Seni beladiri pernapasan TapakWali Indonesia di wilayah Bunta Kota yang
dihadiri masyarakat setempat. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penerapian
gratis kepada masyarakat.
![]() |
4 pendekar membuka lapangan Bunta |
Sabtu (13/1-18) malam kegiatan
pembukaan lapangan dipimpin oleh
Sabarudin Yasin yang mengundang antusias
masyarakat kota bunta. “Insya Allah, kedepan banyak masyarakat yang akan
bergabung mengingat antusias mereka ketika dilaksanakan penerapian” Terang
Sabarudin.
![]() |
Gerak Perdana 17 Calon Warga |
Sementara menurut Likson, prospek
pengembangan
di kabupaten Banggai khususnya di kecamatan Bunta dan Nuhon sangat baik, bahkan menurutnya Tapak Wali Indonesia akan merambah Ke Luwuk Ibu Kota Kabupaten.
di kabupaten Banggai khususnya di kecamatan Bunta dan Nuhon sangat baik, bahkan menurutnya Tapak Wali Indonesia akan merambah Ke Luwuk Ibu Kota Kabupaten.
Dari balik Ponsel suara Abdul
Rahman Abdullah mengatakan “dalam menebar kebaikan, jarak bukan lagi ukuran, perjalan kami tiada artinya, jika dibandingan perjalan yang mulia Guru Besar. Lebih jauh dikatakannya, wilayah pengembangan kota Bunta adalah jalur perjalanan YM Gubes ketika menuju Timur Sulawesi, Maluku Utara.(Paman Sam)