Perjalanan pengembangan Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan Tapak Wali
Indonesia, dibelahan bumi Nusantara, bahkan sudah melebar pada dua negara semakin pesat karena mendapat
respon masyarakat.
Organisasi kemasyarakat Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan Tapak Wali
Indonesia, telah mengambil peran penting didalam mempersiapkan warganya menjadi
anak bangsa yang selalu menjujung nilai
persatuan dan kesatuan yang mengedepankan akhlak dan sopan santun didalam
beragama, bernegara dan bermasyarakat.
Akhir pekan kemarin Guru Besar Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan Tapak
Wali
Indonesia Syehk Almuqaram H. Azis, BE,SE, M.Sc, MMG baru saja mewisuda warga di
DKI Jakarta dan Kota Surabaya.
![]() |
Gubes TWI dalam sebuah perjalanan |
Catatan :
Paman Sam dari kota serambi Madinah
Provinsi Gorontalo yang dijuluki serambi Medinah adalah daerah bagian pengembangan baru, yang digagas oleh Ketua Komda Sulawesi Tengah Andi Jamil,
MMG,
Hingga saat ini, Paguyuban Seni Beladiri Pernapasan Tapak Wali Indonesia sudah membuka 3 lapangan gerak di Kota Gorontalo dan 1 lapangan di Kabupaten
Gorontalo serta 1 lapangan di Kabupaten Pohuwato.
![]() |
Adha |
Menurutnya kesehatan adalah prasyarat mutlak seseorang untuk dapat melaksanakan berbagai
aktifitas maupun ibadah dalam
kehidupan bermasyarakat. Olehnya keberadaan TWI menjadi hal yang manarik bagi masyarakat
setempat sehingga memutuskan bergabung mengikuti program pendidikan dan pelatihan di Tapak Wali Indonesia.
dibagian lain pernyatannya, ia mengungkapkan pengalamannya pada awalnya merasakan adanya tantangan untuk meletakan pondasi yang kokoh Organisasi tersebut. Apalagi waktu itu masih baru menyandang Dan 1 Dasar, ia bingung dan terus mencari langkah kongkrit serta formulasi
yang tepat guna meyakinkan serta membangun pemahaman TWI dihati masyarakat. “Sebagai warga baru di Tapak Wali Indonesia, kami mengalami berbagai kesulitan dalam pengembangan organisasi, alhamdulillah adanya penerapian cuma-cuma pada masyarakat, menjadi titik awal timbulnya semangat dan percaya diri saya.”Penerapian adalah salah satu langkah yang tepat, sebagai daya dorong semangat kami bersama jajaran pengurus lain dalam upaya terus melebarkan sayap TWI didaerah Provinsi Gorontalo. “Alhamdulillah saya sendiri sangat merasakan manfaat dan nikmatnya” Ujar Adha.
yang tepat guna meyakinkan serta membangun pemahaman TWI dihati masyarakat. “Sebagai warga baru di Tapak Wali Indonesia, kami mengalami berbagai kesulitan dalam pengembangan organisasi, alhamdulillah adanya penerapian cuma-cuma pada masyarakat, menjadi titik awal timbulnya semangat dan percaya diri saya.”Penerapian adalah salah satu langkah yang tepat, sebagai daya dorong semangat kami bersama jajaran pengurus lain dalam upaya terus melebarkan sayap TWI didaerah Provinsi Gorontalo. “Alhamdulillah saya sendiri sangat merasakan manfaat dan nikmatnya” Ujar Adha.
Ketua 1 Bidang Pembinaan Ronny Suwatan, mengatakan selain
melakukan beberapa berbagai aktifitas rutin TWI berupa latihan gerak dan penerapian gratis pada
masyarakat, juga selalu melakukan koordinasi sesama pengurus untuk menjaga sinergitas dan harmonisasi didalam membangun presepsi yang sama dalam rangka mengembangkan TWI di Gorontalo.
Bulan ini TWI Cabang Gorontalo momentum HUT RI ke 72 kami rangkaikan dengan kegiatan menyambut Hari Raya Idul Adha, mengagendakan bhakti sosial, “hari ini Minggu (26/8) TWI Cabang Gorontalo
akan melaksanakan ajangsana didua panti asuhan untuk mendistribusi bantuan
bahan makanan, dan program lainnya adalah pemotongan hewan kurban, Insya Allah kedepan hal yang sama akan kami upayakan". Ungkapnya
![]() |
Syafrin Saipi |
Sementara Ketua 2 bidang pengembangan Safrin Saifi mengatakan, optimis Tapak Wali Indonesia akan diminati warga
masyarakat Gorontalo. hal ini dibuktikan bebeapa permintaan untuk membuka lapangan baru dibeberapa wilayah kerja cabang Gorontalo. Pencapaian ini menurutnya, selain muatan program kerja pengurus tepat sasaran, juga adanya harmonisasi dalam internal pengurus. “ oleh sebab itu, menyikapi beberapa saran masyarakat untuk membuka lapangan baru, saya dan jajaran pengurus sudah sepakat dan telah mempersiapkan titik pengembangan dibeberapa
kabupaten sekitar kota Gorontalo.” jelasnya
![]() |
Faruk Oktawijaya |
Menyikapi pernyataan Safrin Saipi, Ketua 3 bidang Pelatihan Faruk
Oktawijaya, mengatakan menindak lanjuti upaya yang dilakukan ketua 2 dan jajarannya.
Kaitannya dengan rencana target pembukaan lapangan baru,
pihaknya terus mempersiapkan pelatih yang akan diterjunkan dibeberapa titik
lapangan yang sudah dievaluasi. "Langkah strategis sudah sampai pada pembuatan schedule dan jadwal latihan, bahkan kami sudah
menyelenggarakan TOT guna menyeragamkan pola pelatihan dalam rangka mempertahankan keaslian gerakan TWI berdasarkan panduan yang ada, hal ini kami lakukan guna menghindari kendala, terjadinya perbedaan dan multi tafsir terhadap penerapan
latihan gerak dilapangan. Tandasnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar