 |
Peta Pengembangan TWI Di Prov. Gorontalo |
Pasca
Pewisudahan 11 Oktober 2017, komposisi struktur Paguyuban Seni Beladiri pernasapan
Tapak Wali Indonesia (TWI) di Provinsi Gorontalo berbenah diri untuk peningkatan
kualitas dan kuantitas Ormas tersebut.
Seperti
dikatakan Kabid 2 Pengembangan Safri Saifi, SE sebagai daerah pengembangan
baru, kami harus benar-benar meletakan pondasi yang kokoh disertai sistim yang
tertatah baik. “ biarlah saat ini kami kerja keras, insya Allah kedepan kalau
sistim itu sudah berjalan dengan baik, maka sangatlah mudah untuk mengembangkan
TWI” Jelas Safrin Saifi, SE
Lebih
jauh Safrin memaparkan, tidak cukup hanya mengembangkan lapangan, tetapi perlu ditindak lanjuti penyiapan pelatih yang
dikoordinir oleh ketua 3 Bidang Pelatihan Faruk Oktawijaya. Hal itu adalah
wujud keseriusan kami dalam menyikapi minat masyarakat terhadap TWI cukup baik,
meskipun baru seumur jagung.
Olehnya
lanjut Safrin, hasil rapat kerja pasca
pewisudahan kemarin, kami sepakat
 |
Keluarga TWI Kota Gorontalo |
melaksanakan
Tranining Of Trainer (TOT) angkatan pertama
sejumlah 25 orang pelatih yang berasal dari 3 lapangan yang aktif saat ini,
minggu malam (15/10), dilapangan 3 At Taubah Keurahan wumialo, kecamatan kota
Tengah Kota Gorontalo.
 |
Penerpian Arternatif TWI sangat diminati |
Meskipun,
menurutnya semua panduan aktifitas gerak dan tata cara lapangan sudah ada dalam
CD dan buku panduan, tetapi penyelenggaraan itu sangat penting untuk menjaga
kemurnian tata cara dalam penyelenggaraan gerak dan semua aktifitas yang
berkaitan dengan TWI, perlu diantisioasi sedini mungkin untuk menghindari
kesalahan presepsi yang menimbulkan pertentangan dilapangan.
Ia
mengungkapkan pasca pewisudahan saat gerak perdana, sabtu (14/10) 3 lapangan yang
aktif sudah menerima 26 calon warga, masing-masing At Taubah 14 Org, lapangan Limboto 4 orang dan
 |
Ujian Mental /pendadaranTWI di Gorontalo |
lapangan Awara 6 Orang. Seiring dengan pelayanan penerapian semakin dioptimalkan
karena diminati dan semakin luas menarik perhatian masyarakat Gorontalo. Kami
akan terus mengawal visi dan misi Tapak Wali
Indonesia dan terus berpijak pada AD/ART. Menyiapkan putra putri Indonesia sehat rohani dan jasmani, yang
dibekali dengan ilmu beladiri, untuk menghidar serangan musuh baik yang nyata
maupun tidak nyata, Tandas Safrin.(Paman Sam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar