Jika
mahluk ciptaan hanya untuk hidup semata, maka langkah tak bisa diseret dan
bahupun tak sanggup memikul amanah
ketika manusia ditakdirkan sebagai halifah dipermukaan bumi ini...
Akan tetapi ketika manusia mengenal dan memahami dirinya, maka tak ada kegelisahan dan ketakutan, bahkan deraan tuntutan kehidupan bersifat duniawi bukan
sesuatu yang perlu dirisaukan lagi...
segala keletihan akan sirna ketika cahaya kebesarannya
menyingkirkan berbagai
kepentingan sesaat , yang membuat lelah memikirkannnya.
PAMAN SAM MELAPORKAN DARI SERAMBI MADINAH
Ribuan
kilo terlampaui, bentang lautan diseberagi dan keindahan buana dilintasi hanya
karena amanah...perjalanan panjang sang Mursyid Guru Besar Tapak Wali Indonesia, Yang Mulia Al
Muqarram H. Azis, BE, SE, M.Sc, MMG tak pernah menyimpan lelah diwajahnya yang
selalu diliputi senyum yang menenangkan setiap jiwa yang memandangnya.
Meskipun
hanya semalam di ibu Kota Provinsi Gorontalo yang dijuluki serambi Madinah
dalam rangka mewisudah warga Paguyuban seni beladiri pernapasan Tapak Wali
Indonesia (TWI) yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Cabang Kota
Gorontalo yang dipusatkan di Mesjid At Taubah Kelurahan Wumialo kecamatan Kota
Tengah Kota Gorontalo. Telah memberikan pencerahan kepada warga Tapak Wali Indonesia melalui pembahasan.
Peserta pewisudahan sebanyak 83 warga, berasal dari 3 lapangan, masing Lapangan
At Taubah, Lapangan Awara dan Lapangan Limboto menempuh ujian mental/pendadaran
di Lapangan 2 SMP Muhammadiyah 3 di kelurahan Dulomo Selatan Kota Utara.
Angkatan
Pewisudahan ke 4 Kamis (11/10), khususnya lapangan Awara
didominasi mahasiswa
dari Muna Sulawesi Tenggara serta 4
calon warga mahasiswa dari umat hindu berasal dari Luwuk Banggai, yang tekun
mengikuti pelatihan hingga sampai saat ujian mental. Juga pewisudahan kali ini diikuti 2 warga tataran 2 menengah berasal dari Amurang dan
Kotambagu.
![]() |
rEGISTRASI PESERTA UJIAN MENTAL |
Proses
pewisudahan baik calon menjadi warga TWI dan kenaikan sabuk, bukan semata kenaikan tataran,
tetapi kenaikan itu adalah proses peningkatan rejeki, serta memahami dimensi
kehidupan yang beragam bagi setiap manusia.
kenaikan tataran
merupakan wahana, berhijrah
kearah yang lebih baik didalam memaknai kehidupan. Serta mampu memaintset cara berfikir agar selalu bertindak positif dari betik rasa, yang lahir dari jiwa raga yang sehat, yang selalu ditempah melalui latihan gerak pernapasan dilapangan.
![]() |
Team Penguji dari TWI Komda Sulteng |
YM
Gubes menekankan TWI bukan perguruan maupun aliran, tetapi TWI adalah organisiasi
kemasyarakatan yang memiliki legalitas sebagai Ormas yang terdaftar di Menkumham,
yang berdiri sejak tahun 2005 yang memiliki visi dan misi.
Tapak Wali Indonesia merupakan lembaga pusat pendidikan dan pembinaan, pelatihan serta penerapian bagi calon dan warga TWI dimanapun
ormas itu berada.
Ditandaskan YM Gubes, agar setiap warga TWI menjalankan dan mengamalkan
![]() |
Kabid 2 Safrin Saifi pemimpin Upacara |
Untuk
mewujudkan organisasi yang baik, maka pengurus harus mematuhi anggaran dasar
dan anggaran rumah tangga Paguyuban Seni Beladiri Tapak Wali Indonesia yang
menjadi rel berjalannya roda organisasi. Bahkan ditegaskan, TWI bukanlah lahan
tempat mencari, tetapi TWI adalah wahana pengabdian sesuai visi misi
organisasi, guna kepentingan umum.
Proses kegiatan pewisudahan dan pembahasan berlangsung hingga pukul 3,15 dini hari.
Perjalan
masih panjang yang harus dilalui
sang Mursyid dengan terbukannya lapangan-lapangan
baru pada cabang di NTB dan Kepulauan Karimun.
![]() |
Penyerahan Pataka TWI kepada Ketua Team Pendadaran |
Bahkan perjalan kedepan TWI
Komda persiapan Gorontalo dapat meluaskan wilayah kerjanya keutara Sulawesi, wilayah
amurang dan Kotambagu.
Menyertai perjalan YM Gubes ke Gorontalo, Ketua Komda Sulteng Andi Jamil, MMG, Ketua
Majelis Sabuk Hitam Kolaka Utara H. Kadir, MMG dan Akbar, MMG Ketua Cabang Parigi Moutong Muhlis Raya, MMG (Paman Sam)
Menyertai perjalan YM Gubes ke Gorontalo, Ketua Komda Sulteng Andi Jamil, MMG, Ketua
![]() |
Akhir sebuah renungan pada ujian mental di Gorontalo |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar